Cara Mencegah Penularan HIV AIDS

Cara Mencegah Penularan HIV AIDS

Penyakit HIV dapat ditularkan secara umum terjadi karena seseorang melakukan hubungan seksual dengan mereka yang telah terinfeksi virus HIV. Anda tidak akan bisa membedakan mana orang yang terinfeksi virus HIV dengan hanya melihatnya saja, jadi harus diwaspadai akan perlindungan diri sendi dan pasangan dari risiko virus HIV AIDS. Pada situs ini kami akan berbagi informasi kepada Anda tentang bagai mana cara yang efektif mencegah penularan HIV AIDS. Semoga informasi ini dapat membantu Anda.

Penyebab umum lainnya selain hubungan seksual ialah berbagi jarum suntik dengan seseorang yang terinfeksi virus HIV. Aktivitas tersebut biasa terjadi pada para pecandu narkotika yang suka menggunakan jarum suntik bersama-sama.

Seseorang yang Memiliki Tingkat Risiko Tinggi Terinfeksi HIV AIDS

  • Berhubungan seksual tanpa pengaman (kondom).
  • Sering bergonta-ganti pasangan seks.
  • Pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria.
  • Punya pasangan yang dulunya sering bergonta-ganti pasangan seks atau yang dulunya pecandu narkotika suntik.
  • Mengidap penyakit menular seksual, misalnya sifilis.
  • Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terinfeksi HIV.

Cara Mencegah Penularan HIV AIDS

Cara yang tepat untuk mengobati penyakit adalah menghidari penyakit itu yaitu dengan melakukan pencegahan sejak dini. Berikut kami sajikan informasi tentang bagaimana cara mencegah penularan penyakit hiv aids.

  • Tidak melakukan hubungan seksual di luar perkawinan. Apabila Anda atau pasangan Anda pernah melakukan hubungan seksual tanpa pengaman—atau pernah jadi pecandu narkotika suntik—satu-satunya cara untuk memastikan keamanan ialah dengan menjalani tes HIV. Lakukan tes HIV dua kali dalam selang waktu 6 bulan, tanpa berganti pasangan seks maupun penggunaan narkotika suntik diantara tes tersebut.
  • Anda bisa sangat mengurangi risiko tertular HIV dengan menggunakan kondom berbahan latex atau polyurethane selama berhubungan seksual. Ini menjadi cara yang efektif untuk mencegah penularan HIV/AIDS bagi yang pasangannya sudah terinfeksi HIV.
  • Penularan HIV/AIDS juga bisa melalui transfusi darah. Jadi, sebisa mungkin hindari transfusi darah apalagi jika sumber donor darahnya tidak jelas.
  • Seorang wanita yang divonis mengidap HIV/AIDS dianjurkan untuk tidak hamil agar tidak menularkan HIV ke bayi yang dikandungnya.
  • Jangan mengonsumsi narkotika, terlebih lagi narkotika suntik, karena pecandu narkotika sering berbagi peralatan suntik sehingga meningkatkan risiko penularan HIV.
  • Bagi seorang ibu penderita HIV/AIDS yang sedang hamil, dianjurkan untuk mengonsumsi obat anti-HIV guna mengurangi risiko menularkan HIV ke bayi yang dikandungnya.
  • Karena HIV bisa menular melalui ASI, seorang ibu tidak dianjurkan memberikan ASI kepada anaknya. Sebaiknya anak diberi susu formula atau ASI dari wanita lain yang tidak terinfeksi.
  • Meskipun jarang terjadi, tapi HIV bisa menular melalui kontak dengan darah orang yang terinfeksi. Jika Anda menolong seseorang yang terluka, berhati-hatilah agar darah orang tersebut tidak masuk ke mata, mulut, atau menyentuh luka terbuka apapun yang Anda miliki.

Nah itulah informasi tentang cara mencegah penularan hiv aids, dengan mengikuti informasi yang kami sajikan ini diharapkan penyakit hiv aids tidak menular terhadap diri Anda. Namun bagi Anda yang saat ini sudah terlanjur terinfeksi HIV AIDS jangan pantang putus asa, segeralah melakukan tindakan pengobatan yang tepat agar penyakit dapat segera diatasi dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *