Category Archives: Pendapat Pakar

Ekstrak Manggis Mencegah Penuaan

Manfaat buah manggis sudah tidak diragukan lagi, sudah terbukti ampuh dalam membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit baik yang sedang maupun kronis. Aman di minum setiap hari tidak menimbulkan efek samping.

Ekstrak Manggis Mencegah Penuaan

Berikut hasil penelitian Dr. Albert Miller ( Spesial Pencegahan dan Keselamatan Tubuh ) tentang manfaat ekstrak kulit buah manggis dalam mencegah penuaan dini, Simak informasinya secara lengkap.

Dokter MillerPertama kali penelitian dilakukan pada bulan oktober 2004. Berdasarkan faktanya, saya menemukan lebih dari seribu artikel tentang xanthone dan 20-an tentang manggis. Saya mendapati bahwa struktur Xanthone stabil, terdiri atas 3 lapisan molekul karbon, dan saya menemukan lebih dari 40 jenis Xanthone ternyata terdapat dalam buah manggis. Kebanyakan dari Xanthone ini terkandung dalam kantung benih atau kulit luar buah manggis.

Apalagi saya menelusuri semua informasi yang tersedia, hal tersebut akan memakan waktu dan mustahil di lakukan dalam tempo waktu yang secukupnya. Oleh karena itu, saya mengecilkan pencarian klinis saya menjadi lebih spesifik sesuai dengan tujuan saya. Pencarian ini menemukan beberapa artikel yang mendukung, antara lain: 1) daya potensial antioksidan, 2) sifat anti luka bakar, 3) sifat anti bakteri, 4) sifat anti tumor, dan pada beberapa kasus bahkan apoptosis (kematian sel-sel tumor). Sejak saat itu, saya menempatkan buah manggis dalam penelitian saya. Saya bahkan mulai mengkonsumsinya, menuliskan resep serupa kepada beberapa kelompok pasien (banyak diantaranya yang saya harapkan perkembangan kondisi kesehatannya). Apabila hasilnya terbukti dan ilmu pengetahuan serta pengalaman klinis pribadi dapat memperkuat penelitian saya dan pasti akan memperluas penelitian serta rekomendasi buah manggis ini.

Sebagai percobaan awal, saya menggunakan lima pasien, istri, dan saya sendiri sebagai percobaan mengkonsumsi jus buah manggis, dan hasilnya luar biasa. Yang paling memukau saya adalah efek dari ekstrak kulit buah manggis yang anti luka bakar, mengurangi bengkak dan rasa sakit. Ini semua kami rasakan pada bulan pertama percobaan kami.

Oleh Karena itu, saya mulai menyarankan buah manggis untuk berbagai gejala penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh seperti rheumatoid arthritis (luka bakar akut pada sendi), lupus, dan sporiasi, terlihat menunjukkan kemajuan medis yang luar biasa. Disamping itu, para pasien kami mengalami pengurangan bengkak dan rasa sakit, serta meningkatkan energi/vitalitas tubuh. Kami mendokumentasikan hasil tes laboratorium yang telah diperbaharui, seperti berkurangnya kisaran pengendapan eritrosit  (sel darah merah) antibody anti nuklir, dan faktor-faktor rheumatoid (persendian). Masalah kulit kronis seperti eczema dan dermatitis, terlihat semakin membaik pada banyak pasien kami, sehingga secara total menghilangkan ketergantungan pemakaian steroid tropical dalam banyak kasus yang terjadi. Kaum pria dengan penyakit prostate yang tidak dapat disembuhkan dilaporkan terjadi pengurangan nocturia (jumlah frekuensi mereka terbangun tengah malam untuk buang air kecil). Sebagai bahan pendukungnya, saya melihat sendiri berkurangnya tekanan darah di beberapa antigen tertentu kelenjar prostate. Sakit osteothriris dan gejala fibromyalgia tidak seratus persen sembuh dari kebanyakan pasien, tapi menunjukkan kemajuan yang bagus dalam penyembuhan.
Saya ingin berbagi kepada Anda tentang beberapa kasus yang menarik dan mengejutkan. Yang satu adalah perempuan berusia 83 tahun yang mengalami kegagalan ginjal dengan kadar creatitine 24 (pada angka 20 dibutuhkan terapi dialysis). Dia mulai mengikuti kelas dialisys dan bersiap diri dalam menghadapi terapi tersebut. Setelah mengkonsumsi buah manggis selama satu bulan, kadar creatitine-nya meningkat menjadi 49, sehingga dia tidak perlu menjalani terapi dialysis. Selain itu, saya juga memiliki beberapa pasien lain yang menunjukkan kemajuan dalam fungsi ginjal. Pada kebanyakan kasus, penggunaan buah manggis sudah  banyak mengurangi ketergantungan mereka (para pasien) atas pengobatan diuretic (water pill).

Sedangkan untuk saya, kepadatan mineral tulang saya sendiri berubah dari penderita osteopenia menjadi orang normal rata-rata, setelah mengkonsumsi buah manggis selama satu tahun. Terus  terang, ini kejutan yang menyenangkan bagi saya. Perubahan dalam kepadatan tulang secara perlahan terjadi, dan biasanya hanya ditemukan setiap satu atau dua tahun sekali. Saya optimis bahwa kami pasti bisa menemukan lebih banyak hasil bagus pada masa mendatang.

Sering kali saya ditanyakan tentang apa yang menjadi manfaat terbesar yang ditawarkan buah manggis. Dari semua yang sudah saya paparkan sejauh ini, mungkin saja anda berpikir bahwa jawaban saya terhadap pertanyaan tersebut adalah respons pasien dengan penyakit sistem kekebalan tubuh. Sebenarnya, saya justru sering berkomentar jika anda ingin melihat hasil yang “wah”, cari seseorang yang bermasalah dengan sistem kekebalan tubuh, dan mulailah pengkonsumsian buah manggis kepada mereka. Akan tetapi, saya berpendapat bahwa tindakan pencegahan merupakan manfaat terbesar dari pengkonsumsian buah manggis. Saya sepenuhnya yakin bahwa bukti-bukti yang ada dengan jelas mengarah kepada semua penyakit yang berkaitan dengan penuaan secara langsung atau tidak langsung sebagai akibat dari oksidasi berlebihan, luka bakar yang tak terkontrol, atau rusaknya sistem kekebalan tubuh. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, buah manggis memiliki efek yang sangat besar atas penyakit-penyakit itu. Buah manggis merupakan satu-satunya suplemen pencegahan yang paling kuat yang tersedia untuk kita saat ini. Saya terus mengkonsumsi vitamin dan mineral saya, bersamaan dengan jus manggis. Saya menyarankan hal yang serupa kepada semua pasien saya, dan di beberapa kasus saya menyarankan suplemen tambahan untuk menghindari risiko berbagai penyakit.

Demikian informasi tentang manfaat ekstrak kulit buah manggis, menurut hasil penelitian terbukti sangat baik untuk menjaga kesehatan dapat mencegah penuaan dini. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua. Bagi Anda yang ingin merasakan manfaat ekstrak buah manggis, kini kami sajikan dalam produk kesehatan XAMthone Plus.

Dapatkan manfaat dari ekstrak buah manggis secara tepat tidak mesti repot membuat dan mengekstrak kulit manggis. Kini kami sajikan hanya untuk Anda XAMthone Plus minuman kesehatan yang dibuat dari ekstrak kulit buah manggis.

Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD

Selamat datang di situs kesehatan terpercaya, XAMthone Indonesia. Berikut kami akan menyajikan informasi tentang manfaat dari keajaiban pengobatan tradisional indonesia menutur Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD. Sima pernyataannya berikut ini !

Pendapat Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD

dr. Arijanto Jonosewojo, SpPDPakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD (57) semula ketat menerapkan pengobatan medis konvensional barat sesuai hasil pendidikan profesi kedokterannya. Belakangan, Arijanto berdamai dengan pengobatan tradisional, setelah pasiennya sembuh ketika beralih ke pengobatan tradisional.

”Itu terjadi pada periode 1993-1997 ketika saya bertugas sebagai Kepala Hematologi Onkologi Rumah Sakit TNI AL dr Ramelan di Surabaya,” kata Arijanto, ketika ditemui beberapa waktu lalu di Surabaya, Jawa Timur.

Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD sekarang memimpin Poliklinik Obat Tradisional Indonesia (POTI) di Rumah Sakit Umum Dr Soetomo, Surabaya, yang berdiri pada 19 Oktober 1999. Ia juga memimpin Program Studi Pengobatan Tradisional pada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, yang berdiri pada tahun 2005.

Ia menceritakan, pasiennya waktu itu adalah seorang ibu dengan kanker payudara stadium lanjut. Sel-sel kankernya bermetastasis (menyebar) hingga ke tulang dada. Arijanto sempat membatin, secara teori kedokteran barat, kecil kemungkinan pasien itu bertahan. Ia menyarankan kemoterapi, tetapi pasien itu menolak.

”Para dokter lain juga angkat tangan. Kami hanya menerapkan terapi paliatif. Ibu itu tidak datang sampai saya ketemu lagi satu tahun kemudian,” kata Arijanto.

Terapi paliatif merupakan perawatan untuk meringankan penderitaan pasien. Tujuannya, agar penderita menjalani hari-hari terakhirnya dalam keadaan tenang.

”Saya bertemu pasien itu dalam keadaan sehat,” kata Arijanto. Ia lalu menanyakan, apakah obat yang ia resepkan masih diminum? Arijanto terkesima ketika pasien itu menjawab, tidak.

Pasien itu menuturkan, beralih ke pengobatan tradisional dengan mengonsumsi obat-obatan herbal hingga ia sehat kembali. Wah sungguh luar biasa.

Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD Kekayaan Nusantara

Indonesia kaya dengan obat herbal yang diwariskan nenek moyang. Menurut Arijanto, sejumlah tanaman obat yang diklaim masyarakat bisa mengobati penyakit, ternyata 95 persen terbukti. Persoalannya adalah pada ketiadaan standar.

Hal terpenting dalam pengobatan tradisional, menurut Arijanto, sama seperti pada pengobatan modern, yaitu diagnosis yang tepat. Untuk mendapatkan diagnosis tepat, masih menggunakan laboratorium modern.

Peran dokter kemudian menakar dosis yang tepat. Bisa saja tidak dalam sekali observasi bisa tepat dosis. Namun, Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD menekankan, pengobatan tradisional bukan untuk coba-coba. Hal itu dilakukan secara serius.

Penggabungan antara pengobatan tradisional dan pengobatan modern menjadi tujuan Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD saat ini. Ia mengajak para kolega untuk mendukungnya.

Sebagai contoh, untuk menangani penderita batu ginjal. Observasi membutuhkan laboratorium modern. Pengobatan tradisional dengan konsumsi obat-obat herbal bisa dilakukan jika batu ginjal tidak lebih dari satu sentimeter, tidak ada penyumbatan, dan kadar kaliumnya tidak tinggi. Jika di luar itu tetap menggunakan pengobatan modern.

Batu ginjal yang meluruh atau berhasil dioperasi kemudian dianalisis. Bila pembentukannya akibat kelebihan asam urat, penderita dianjurkan menghindari vitamin C supaya tidak berulang. Bila batu ginjal dari kalsium oksalat yang bersifat basa, penderita bisa leluasa mengonsumsi makanan yang bersifat asam.

Demikian juga dengan belimbing. Buah ini bagus untuk menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Tetapi, jika ginjal penderita hipertensi lemah, belimbing justru akan memperparah.

Pegagan diketahui sebagai tanaman obat yang efektif menurunkan tekanan darah. Penderita hipertensi usia lanjut tepat mengonsumsinya, karena berdampak menurunkan tekanan darah lebih lambat dibandingkan obat kimia modern.

Tuan di Negeri Sendiri Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD

Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD mengupayakan pemanfaatan obat herbal menjadi tuan di negeri sendiri. Ia mempersiapkannya melalui jalur pendidikan.

Selaku Ketua Program Studi Pengobatan Tradisional di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Arijanto menggandeng Beijing University of Traditional Medicine. Kerja sama itu setidaknya untuk mendapatkan pendalaman materi pengobatan tradisional China. ”Dari China ingin diraih pengetahuan pengobatan tradisional akupuntur. Tetapi, diupayakan obat herbalnya bukan dari China, melainkan dari Indonesia,” kata Arijanto.

Program Studi Pengobatan Tradisional mengenalkan tiga penjurusan keahlian, yaitu bidang jamu atau obat herbal, akupunktur, dan pijat. Implementasinya disalurkan antara lain di POTI, yang juga sering disebut Poliklinik Komplementer Alternatif.

Beberapa jenis penyakit menjadi fokus poliklinik ini. Menurut Arijanto, semula ditetapkan sembilan jenis penyakit, meliputi darah tinggi, diabetes, hiperkolesterol, hepatitis, asam urat, asma, batu ginjal, reumatik, dan terapi kanker paliatif. Sekarang jenis penyakit bertambah untuk penyembuhan batu empedu, keputihan, dan obesitas (kegemukan).

Obat herbal Indonesia, menurut Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD, belum menjadi tuan di negeri sendiri. Meskipun bahan baku berlimpah.

Ia mencontohkan, pasien membeli obat herbal dari Malaysia untuk pengobatan diabetes seharga Rp 400.000. Padahal, bahan utamanya biji mahoni yang banyak terdapat di Indonesia.

Inovasi obat herbal melalui riset masih menjadi tantangan besar. Sambiloto, lanjut Arijanto, bagus dikonsumsi penderita diabetes dalam bentuk simplisia (bahan yang terdiri atas akar, batang, dan daun) daripada diubah menjadi kapsul. ”Ekstraksi kerap mengurangi khasiat obat herbal,” paparnya.

Nah itulah informasi yang dapat kami sjaikan untuk Anda, keajaiban dari pengobatan tradisional merupakan hal yang harus di kembangkan menurut Pakar Kesehatan Dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD. Indonesia negara yang kaya akan hasil alam terutama tanaman herbal yang menjadi bahan utama pengobatan herbal harus terus berkembang.

Pendapat Dr. Dra. Berna Elya, Khasiat Manggis

Komoditas penting yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan adalah manggis yang popular sebagai queen of fruits. Pendapat Dr. Dra. Berna Elya, Apt., M.Si Khasiat Manggis. Periset jurusan Farmasi Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa manggis sebagai antioksidan.

Pendapat Dr. Dra. Berna Elya, Khasiat Manggis

Pendapat  Dr. DPendapat Dr. Dra. Berna Elya, Khasiat Manggisra. Berna ElyaBerna Elya lahir pada 7 Mei 1964 dari pasangan Edmund dan Nonia, tidak pernah membayangkan menjadi seorang dosen farmasi Universitas Indonesia, mengajar di bidang farmakognosi-fitokimia, sistematik Tumbuhan, dan Anatomi Fisiologi Tumbuhan. (Sumber: staff.ui.ac.id/berna.elya)

Khasiat manggis yang memiki kandungan super antioksidan. Menurut dr. Paulus Wahyudi Halim, dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Banten, antioksidan ‘menangkap’ radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat.

Disebut radikal bebas lantaran atom atau kelompok atom itu memang dalam keadaan bebas alias tidak terikat dengan gugus lain. Radikal bebas mempunyai elektron yang tak berpasangan. Jika diibaratkan radikal bebas mirip orang jahat, belum berpasangan, tangan tak terikat sehingga usil mengambil gambar orang.

Faktanya radikal bebas memang menangkap molekul hydrogen, asam lemak, logam berat yang pada akhirnya memicu beragamnya penyakit degeneratif. Antioksidan itu bagai orang baik yang menangkap si jahat tadi setelah melepas molekul. Pada kulit manggis, ‘orang baik hati’ itu bernama XANTHONE. Kadarnya mencapai 123.97 mg per 100 ml.

Turunan antioksidan itu antara lain 3-isomangostin, alphamangostin, gammamangostin dan garcinone A. Nama Garcinone A mudah ditebak, nama dari genus pohon asal Kalimantan itu, Garcinia mangostana. Itu mengabadikan nama ahli botani dari Perancis Laurent Garcin. Khasiat XANTHONE bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset Moongkarndi.

Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji XANTHONE dalam riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker payudara manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Chi Kuan Ho dari Veterans General Hospital dari Taipei mengungkapkan bahwa turunan XANTHONE mujarab mengatasi sel HCCs hepatocellular carcinomas atau kanker hati. Turunan XANTHONE itu adalah Garcinone E. Kami menyarankan bahwa Garcinone E mungkin berpotensi untuk digunakan dalam perawatan beberapa tipe kanker yang berhubungan dengan pencernaan dan paru-paru.

Mancanegara Khasiat lain XANTHONE sebagai antibakteri dan antivirus sebagaimana hasil riset Matsumoto. Dalam uji invitro, periset Gifu International Institute of Biotechnology itu membuktikan XANTHONE tokcer mengatasi Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab tuberculosis (TB). Dalam hal jumlah pengidap TBC, saat ini di Indonesia peringkat ke-3 setelah Cina dan India.

Padahal obat anti TBC berserakan di negeri ini. Keperkasaan XANTHONE juga melibas human immunodeficiency virus penyebab anjloknya kekebalan tubuh. Senyawa itu menghambat replikasi. Faedah lain manggis adalah anti jerawat. Itu gara-gara Chomnawang, periset Fakultas Farmasi Universitas Mahidol, membuktikan manggis bersifat antibakteri.

Dalam riset itu ekstrak kulit manggis menghambat perkembangan bakteri Propionibacterium acnes and Staphylococcus epidermidis. Remaja perempuan mungkin paling membenci kedua makhluk liliput itu. Gara-gara bakteri mungil itu, pipi mereka bertabur jerawat. Chomnawang mengukur efek antikroba dengan 2 cara, disc diffusion dan broth dilution.

Yang disebut pertama berarti mengukur efek antikroba dengan 2 cara, disc diffusion dan broth dilution. Yang disebut pertama berarti mengukur efek melawan bakteri yang tumbuh di dalam kultur dengan media agar metode broth dilution, dengan media kaldu. Hasilnya ekstrak paling kuat menghambat perkembangan bakteri penyebab jerawat.

Kulit buah anggota famili Cluciaceae itu mengungguli ketepeng senna alata, kirinyu Eupatorium odoratum, dan landik Barleria lupulina. Begitu lebar tabir manggis yang tersingkap. Sayang, di tanah leluhurnya sang eksotis berjuluk ratu buah itu, belum banyak dimanfaatkan. Mungkin sebaliknya di mancanegara.

Selama ini negara-negara maju seperti Uni Emirat Arab, Hongkong dan Belanda mengimpor manggis asal Indonesia. Badan Pusat Statistik mencatat volume ekspor Indonesia pada 2004 lebih dari 3 ribu ton dari total produksi 62.117 ton. Setahun kemudian volume ekspor melambung 8.472 ton, produksi 64.711 ton.

Boleh jadi tak cuma daging buah kaya vitamin C-66 mg-yang mereka nikmati, tetapi juga kulit nan multikhasiat. Antikanker, antioksidan, mujarab mengatasi jantung koroner, mengatasi HIV, cuma sebagian kecil dari khasiat kulit yang selama ini menghiasi tong sampah. Tabir yang menyelimuti jack dan queen tersingkap. Di rimba raya sana terdapat banyak komoditas yang masih menjadi misteri, dan manggis adalah sebuah misteri alam untuk kebaikan manusia.

Wah ternyata manggis memiliki manfaat yang sangat luar bisa bagi kesehatan manusia, terbukti sudah banyak hasil riset dan manfaat yang ditemukan pada ekstrak kulit manggis. Mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit degeneratif, kanker dan bahkan membantu penderita HIV/AIDS mendapatkan hidup yang lebih panjang. Demikian informasi yang dapat kami sajikan untuk Anda, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih

Pakar Kesehatan Dr. Ir. Raffi Parawati, M.Si

Kesehatan merupakan hal penting dalam kehidupan masyarakat dan tentunya setiap manusia pasti ingin hidup sehat walau sampai usia lanjut. Hal ini dapat anda lakukan dengan cara menerapkan pola hidup sehat. Suplemen kesehatan XAMthone Plus dapat Anda jadikan sebagai cara pola hidup sehat setiap hari. Karena dibuat dari bahan herbal alami 100% ekstrak kulit buah manggis yang kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh.

XAMthone merupakan suplemen minuman alami generasi terbaru. Minuman super antioksidan ini merupakan kombinasi dari bahan-bahan alami yang telah melalui proses penelitian ilmiah dan berteknologi mutakhir. Rasanya yang sensasional terdiri atas vitamin-vitamin, nutrisi tumbuh-tumbuhan termasuk Xanthone senyawa antioksidan dan antipenuaan.

Bangsa Asia, terutama Indonesia, terkenal dengan kemampuan meramu tanaman obat guna meningkatkan kualitas kesehatan dan mempertahankan umur panjang. Manggis (daging buah, kulit, dan daunnya) termasuk yang sering dikonsumsi orang Indonesia untuk tujuan panjang umur, sebagai pengganti obat.

Semua itu karena manggis diyakini memiliki khasiat obat dan bisa membuat panjang umur. Di Indonesia, manggis yang nama Latinnya Garcinia mangostana L, ini sangat mudah dijumpai di beberapa pulau besar, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Masyarakat Indonesia secara tradisional turun temurun mengonsumsinya untuk pengobatan.

Manggis bisa dikonsumsi dalam bentuk segar, diramu, dimasak, atau dijus. Nutrisi Otak Manusia Manggis telah dimanfaatkan sebagai obat terutama oleh masyarakat Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Malaysia, dan sebagian Amerika Latin sejak ribuan tahun lalu. Tanaman buah tropis ini dipercaya bisa menambah ketahanan tubuh, membersihkan darah, dan memperlancar urine serta memperkuat jantung secara keseluruhan.

Manggis bisa digunakan untuk menyembuhkan lepra (penyakit menular kronis karena Mycobacterium leprae) dan tuberkulosis (TBC). Manfaat penting lainnya adalah memberi efek positif bagi daya rangsang saraf otak dan memperlancar aliran darah pada pembuluh otak. Manggis juga dipercaya bisa menanggulangi luka bakar, sirosis hati, keloid, skleroderma, gangguan pembuluh vena, lupus, dan meningkatkan fungsi mental.

Dr. Ir. Raffi Parawati, M.Si (Balai Besar Pengembangan Pertanian)

Pakar Kesehatan Dr. Ir. Raffi Parawati, M.SiPakar Kesehatan Dr. Ir. Raffi Parawati, M.Si – Saat ini manggis sering dimanfaatkan sebagai tonik (penguat) daya tahan jantung dan saraf. Manggis juga mampu mencegah berbagai macam kanker. Seperti diungkapkan Dr. Ir. Raffi Paramawati, M.Si, peneliti manggis, herba ini mampu mempertahankan daya ingat dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan senyawa XANTHONE dan beberapa mineralnya terbukti berguna bagi daya tahan tubuh dan daya ingat.

Buah manggis juga dapat membantu menyeimbangkan tingkat energi serta menurunkan gejala stres dan depresi. Dari uji klinis, manggis juga dapat meningkatkan IQ dan kemampuan mental, serta menanggulangi lemah mental pada anak-anak. Penelitian lain membuktikan, XANTHONE dapat meningkatkan kemampuan belajar dan memori. Karena manfaatnya itu, ratu segala buah ini juga dikenal sebagai “nutrisi otak”.

Perpanjang usia Khasiat manggis yang berkaitan dengan fungsi saraf dan otak telah dibuktikan lewat berbagai penelitian. Sebanyak 50 pasien anak-anak yang menderita lemah mental menunjukkan kemajuan cukup berarti setelah diberi jus manggis selama 3 bulan. Sebanyak 10 pasien sirosis hati menunjukkan perbaikan (kecuali yang kronis) setelah 3 bulan meminumnya.

Penelitian lain menunjukkan, berbagai penyakit, seperti skleroderma, gangguan pembuluh vena, dan gangguan pencernaan, rata-rata dapat disembuhkan dengan manggis hingga 90 persen setelah 3 -20 bulan. Pada orang dewasa dan tua, penggunaan manggis sangat baik untuk membantu memperkuat daya kerja otak, meningkatkan memori, dan mengatasi kelelahan.

Manggis juga bermanfaat bagi anak-anak dengan attention deficit disorder (ADD). Ini karena adanya efek stimulasi pada bagian otak sehingga meningkatkan kemampuan seseorang untuk lebih konsentrasi dan fokus. Di samping itu juga mempunyai efek rileksasi pada sistem saraf yang overaktif. Manggis diyakini mampu menyembuhkan autis yang pengidapnya lebih banyak anak-anak. Konradus Pedhu*** Sumber : KOMPAS.com

Khasiat dan manfaat ekstrak kulit manggis pada XAMthone plus memang sangat luar bisa, mampu membantu menjaga kesehatan tubuh setiap hari. Anda mau mencoba ?